Kesan di Negeri Singapura
Sesampai di bandara Canghi saya persis banget seperti cah ndeso yang baru dateng dari kampung, mlongoh menyaksikan kebersihan dan kemewahan bandara terbesar di Singapura, hampir tidak ada sedikitpun debu, kertas, putung rokok, dan sampah2 lain di bandara ini, kondisinya berputar 360 derajat dengan bandara Sukarno Hatta.
Lalu saya masih berpikiran negatif, saya bergumam dalam hati, “ah.. namanya juga bandara, pasti lah besar dan bersih”. ehh…pas keluar naik taxi menuju kota Orchad,… wazapp…bersih banget kotanya man..!! sejauh yang saya liat, bukan hampir lagi, tapi bisa dibilang 0 besar polusi udara ! mobil2nya juga kinclong2, kendaraan umumnya juga bersih tanpa kepulan asap seperti bus di Jakarta.
Sejenak saya bertanya dalam hati…. WHY..? Why…? why..? Kenapa Indonesia nga’ bisa seperti ini, padahal kita punya banyak Tambang Emas di freeport, sumbawa, sulawesi, Tambang Batu Bara di Kalimantan, Kebudayaan yang lebih beragam, Ribuan pulau kita yang terbentang dari seluruh Nusantara !! Why..?Why..? hanya itu yang ada di benak saya saat ini.
Kesadaran dan kedisiplinan masyarakatnya juga telah teredukasi dengan sangat baik oleh pemerintah Singapura. Mereka tidak pernah makan atau merokokĀ di jalan ketika menunggu MRT (Mono Reel Transportation), mungkin itu juga yang membuat badan mereka tampil langsing dan nga gemuk2 macam orang Indonesia yang punya kebiasaan ngemil di jalan (termasuk saya) hihihihi…
Yah..memang biar bagaimanapun tetap lebih enak hidup di negeri sendiri, hanya saja Singapura bisa dijadikan contoh yang baik pada hal-hal tertentu terutama dari segi manajemen penataan dan peraturan kotanya, mudah2an pemimpin2 dan para koruptor kita sedikit malu ketika mereka jalan2 ke SIngapura, jangan cuma bisa korupsi aja lu pade, bangun dong Negeri ini dengan sistem yang baik yang telah digunakan oleh Singapura !! atau jangan2 mereka ngak pernah ke Singapura karena jalan2nya justru ke Eropa atau Amerika !! maklum kebanyakan uang korupsi jadi Jalan2nya ke Amrik sambil makan Junk Food buat buncitin perutnya !!
Lah kok jadi ngumpatin para Koruptor sih..Aku lanjutin muji Singapura deh..yang bikin kagum adalah manajemen sistem perkotaannya, HEBAT !!! untuk manajemen lalu lintasnya juga Oke habis, setiap SIM (surat ijin mengemudi) nya nga disimpan dalam dompet, setiap kendaraan di Singapura mau motor, mobil, truck, pasti dilengkapi dengan alat penditeksi otomatis, jadi setiap pengendara harus memasukan SIM nya kedalam alat tersebut setiap akan mengemudi, Jadi jangan harap akan lolos dari pengawasan Polisi lalu lintas SIngapura. Meski mereka tidak pernah satupun terlihat di jalan raya atau di perempatan2 seperti Polisi2 kita yang suka nodong, tapi ribuan CCTV dan pendeteksi kecepatan kendaraan terpasang disetiap sudut kota dan jalan raya.
Kalaupun kita melanggar peraturan lalu lintas mobil kita nga akan diberhentikan di pos polisi kok, cuman SIM dari alat penditeksi otomatis sudah masuk kedalam database online mereka, jadi tunggu aja bulan depan pasti tagihan tilangnya nyampai di alamat pengendara. Mau nga dibayar ? boleh2 aja asal mau tidur di penjara, atau Mau damai aja sama pak polisi Singapura ? jangan harap ya yauu.. Polisi Singapura udah pada tajir tuh, lagian mereka juga nga ada budaya Damai
seperti polisi kita, lalu apa polisi kita yang salah, tentu saja tidak, kalau mereka nga ada budaya damai mau makan apa coba dengan gaji kecil mereka, yang paling disalahkan ya koruptor si perut buncit tadi, halah kok ngumpat lagi..udahan aja deh postingnya.
Comments
5 Responses to “Kesan di Negeri Singapura”
Leave a Reply


indonesia bisa jg asal Pentinggi negara dulu yg bersih
waah singapura asyik juga yaa.
Asyik lah mas, soalnya kan pakai NPWP jadi bisa ngiriiitttt…. duitnya fiskal bisa buat beli oleh2
sing bener berputar 180 derajat, bukan 360 derajat;)
Ho oh yo mas keke,
nik 360derajat berarti PODO WAE alias SAMI MAWON…